Sejarah Singkat dan Tujuan Gerakan Non Blok

Sejarah Singkat dan Tujuan Gerakan Non Blok

Sejarah Singkat dan Tujuan Gerakan Non Blok
Sejarah Singkat dan Tujuan Gerakan Non Blok

Apa Itu Gerakan Non Blok ?

Gerakan Non blok atau yang bisa disingkat GNB merupakan gerakan untuk tidak memihak salah satu blok kekuatan di dunia.

Pendirian organisasi ini berperan dalam meredam ketegangan dunia. Keberadaan organisasi ini dapat membendung perluasan dari kedua blok yang bersatu.

contoh teks ulasan – Gerakan Non Blok ini, diikuti oleh sejumlah negara termasuk indonesia. Indonesia bukan saja sebagai negara nanggota, tetapi juga pendirinya Gerakan ini.

Gagasan perlunya organisasi negara negara non blok terdetus dalam konfrensi Asia Afrika (KAA) di Bandung pada tahun 1955.

Oleh karena itu, peranan Indonesia dalam organisasi ini cukup sangat ppenting. Dan berikut adalah Sejarah Gerakan Non Blok

Sejarah Gerakan Non Blok

Setelah Perang Dunia 2 berakhir, dunia terbaik menjadi dua blok, yaitu blok barat dan blok timur. Blok barat yang dipimpin oleh America berpaham Liberal. Sedangkan Blok Timur yang dipimpin oleh Uni Soviet berpaham komunis.

Kedua Blok tersebut saling berlawanan karena perbedaan paham tersebut. Agar menjadi semakin kuat, tiap tiap blok mencari sekutu sebannyak banyaknya.

Negara negara yang baru merdeka diajak untuk menjadi sekutu. Meskipun demikian, tidak semua negara bersedia ikut salah satu blok tersebut.

Ada negara negara yang memilih berskiap netral. Negara negara tersebut tidak mau memihak salah satu blok.

Di antara negara netral ini adalah Indonesia, India, Mesir, ghana, serta Yugoslavia. Atas inisiatif pemimpin lima negara ini terbentuklah sebuah organisasi yang disebut gerakan non blok (GNB) atau Non Aligned Movement (NAM).

Pemimpin kelima negara tersebut antara lain Soekarno (Presiden Indonesia), Pandit Jawaharlal Nehru (Perdana mentri India), Gamal Abdel Naser (Presiden Mesir), Josep Brozz Tito (Presiden Yugoslavia), dan Kwame Nkrumah (Presiden Ghana).

Gerakan Non blok didirikan pada tanggal 1 september 1961. Gerakan ini di-ilhami oleh Dasasila Bandung yang disepakati pada konfrensi Asia Afrika tahun 1955.

Penggagas Gerakan Non Blok adalah Soekarno (Presiden Indonesia), Josep Brozz Tito (Presiden Yugoslavia), Gamal Abdel Naser (Presiden Mesir), Kwame Nikrumah (Ghana).

Tujuan Gerakan Non Blok

Gerakan Non Blok atau GNB dan Dasasila BAndung mempunyai ketertarikan yang erat. Hal ini dapat dilihat dari salah satu asas yang dipakai dalam Gerakan Non Blok.

Asas tersebut adalah berusaha menyonkong perjuangan kemerdekaan di semua tempat. Asas yang lain adalah memegang teguh perjuangan melawan imperalisme, kolonialisme, dan neokolonialisme.

Semangat Dasasila Bandung juga terlihat dari tujuan tujuan Gerakan Non Blok berikut :

  1. Turut serta meredahkan ketegangan dunia akibat perseteruan antara blok barat dan timur
  2. Mengembangkan solidaritas antara sesama negara berkembang dalam mencapai persamaan, kemakmuran, dan kmeerdekaan.
  3. Berusaha membendung pengaruh buruk, baik dari blok Barat maupunblok timur.