Pekerjaan tak Sesuai RAB, DPRD Kabupaten Bogor Ultimatum Disdik

Pekerjaan tak Sesuai RAB, DPRD Kabupaten Bogor Ultimatum Disdik

Pekerjaan tak Sesuai RAB, DPRD Kabupaten Bogor Ultimatum Disdik
Pekerjaan tak Sesuai RAB, DPRD Kabupaten Bogor Ultimatum Disdik

DPRD Kabupaten Bogor mengultimatum Dinas Pendidikan (Disdik)

agar melakukan efektifitas dan pemeriksaan kualitas pengerjaan proyek pembangunan.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Hendra Budiman mengatakan, ada beberapa laporan terkait kualitas pengerjaan pihak ketiga di lingkungan Disdik.

Selain soal ketetapan waktu, kualitas bahan bangunan dan pengerjaannya p

un perlu diawasi. Pihaknya sendiri kini tengah merencanakan untuk melakukan inspeksi dan monitoring dalam waktu dekat ini.

“Jika ditemukan adanya pengerjaan yang tidak sesuai RAB atau standar, kami menegaskan agar Disdik segera melakukan pembinaan, baik itu secara administrasi maupun teknis,” katanya.

Menurutnya, ini dilakukan untuk menjaga kualitas pengerjaan, karena bukan tidak mungkin adanya faktor kelalaian yang menyebabkan rampungnya proyek tidak sesuai standar. “Tugas Disdik beserta jajaran untuk mengawasi konsultan fisik di wilayah,” paparnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor,

Luthfie Syam mengatakan, pihaknya bakal menerapkan sanksi tegas, bagi para rekanan yang lalai dalam mengerjakan tugas.

Sanksi yang dimaksud, diantaranya tidak ada uang pembayaran sisa setelah uang muka dibayar, dana jaminan pelaksana yang berada di bank akan dimasukan ke Kas Daerah, dan terakhir perusahaan tidak bisa mengikuti kegiatan lelang selama dua tahun.

“Namun, sebelum itu dikenakan semua penyedia jasa memiliki kesempatan perbaikan, dan penambagan waktu selama 50 hari kerja. Akan tetapi dalam pengerjaannya mendapatkan sanksi administratif,” tegas Luthfie.(wil/c)

 

Sumber :

https://jeffmatsuda.com/