Lebah Pekerja dan Lebah Jantan Pemalas

Lebah Pekerja dan Lebah Jantan Pemalas

Kemarin hujan sangat lebat, membuat lebah pekerja ingin membuat rumah baru.

Ya, rumahnya yang lama hampir rusak akibat hujan.

Lebah pekerja siap membuat rumah baru di sebuah dahan ranting. Ia mulai membangun rumahnya. Saat hari beranjak sore, rumah baru Lebah Pekerja selesai.

“Huf… selesai juga rumahku. Akhirnya, rumah yang nyaman bisa kubangun. Semoga bisa tahan dari hujan,” ucap Lebah Pekerja.

Lebah Pekerja bergegas kembali ke rumahnya yang lama. Ia mengambil seluruh barang-barangnya. Namun, ketika kembali ke rumah baru, Lebah Pekerja kaget. Di dalam rumahnya sudah ada Lebah Jantan.

“Apa yang kamu lakukan di rumahku?” tanya Lebah Pekerja.

“Ini bukan rumahmu, ini rumahku! Mungkin kamu salah rumah,” kata Lebah Jantan, bersikeras mengakui bahwa itu adalah rumahnya.

Tapi Lebah Pekerja sangat yakin, bahwa itu adalah rumah yang baru dibangunnya. Mereka pun berdebat lama. Masing-masing mengakui jika itu adalah rumahnya.

“Baiklah, kita meminta bantuan Hakim Lebah saja. Biar ia yang menentukan, siapa pemilik rumah ini.” usul Lebah Pekerja, memberi jalan keluar.

“Siapa takut?” ucap Lebah Jantan, menyetujui usulan Lebah Pekerja.

Mereka lalu terbang menuju rumah Hakim Lebah. Sesampainya disana pun, keduanya masih berdebat memperebutkan rumah. Hal itu membuat Hakim Lebah kesal.

“Antarkan aku ke rumah yang kalian perebutkan,” ucap Hakim Lebah.

Hakim Lebah dan kedua lebah yang berseteru itu pun menuju rumah yang diperebutkan. Hakim Lebah memeriksa rumah itu, sambil mencari cara untuk menyelesaikan masalah,

Aha! Hakim Lebah mempunyai ide. Ia meminta kedua lebah itu untuk membuat rumah yang sama. Lebah Pekerja dengan senang hati menyetujui perintah Hakim Lebah, sedangkan Lebah Jantan menolaknya. Seketika, Hakim Lebah tahu bahwa Lebah Jantan telah berbohong.

“Lebah Pekerja, ini adalah rumahmu. Tinggallah di rumah ini dengan nyaman. Dan Lebah Jantan, buatlah rumahmu sendiri. Jangan mengakui apa yang bukan milikmu,” ucap Hakim Lebah.

Mendengar keputusan itu, Lebah Jantan menjadi sangat malu. Ia pun mengaku bahwa ia telah berbohong. Lebah Jantan lalu meminta maaf. Ia erjanji, tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Ia juga akan membangun rumahnya sendiri, yang nyaman dan aman.

Baca Juga :