Kewajiban Peneliti Bergelar S2 Merugikan

Kewajiban Peneliti Bergelar S2 Merugikan

Kewajiban Peneliti Bergelar S2 Merugikan
Kewajiban Peneliti Bergelar S2 Merugikan

Anggota DPR RI, Johan Rosihan, banyak mendapat keluhan dari beberapa peneliti

di lingkungan pemerintah. Terkait dampak peraturan semua peneliti harus S-2 pada tahun 2026.

Jika peneliti tidak bergelar S2, maka jabatan dan fungsi penelitinya akan dicabut.

“Belum lagi dengan aturan lagi yang menyatakan para peneliti harus mengambil jurusan yang linier dengan bidang keahliannya. Kalau tidak, ijazahnya akan dinilai rendah,” kata Johan saat dihubungi, Jumat, 13 Desember 2019.

Dia menambahkan, dengan ketentuan itu menjadikan kerugian para peneliti bila ijazahnya tidak linier.

 

Baca Juga: Komisi X: Kewajiban Publikasi di Jurnal Ilmiah Terindeks Scopus Harus Dihentikan

“Meskipun mereka telah mengeluarkan sejumlah uang yang besar, waktu, tenaga dan fikiran, dengan biya sendiri. Karena tidak semua peneliti dapat beasiswa dari pemerintah,” ucap Johan.

Bahkan, khusus di Kementerian Pertanian keluar peraturan menteri 10

/Permentan/OT.140/3/2015, yang pada Bab III tentang izin belajar menyebutkan pendidikan diikuti diluar jam kerja dan tidak mengganggu pekerjaan/tugas sehari-hari.

 

Sumber :

https://www.belajarbahasainggrisku.id/