Komunikasi politik berdampak pada opini publik

Komunikasi politik berdampak pada opini publik

Komunikasi politik berdampak pada opini publik
Komunikasi politik berdampak pada opini publik

Salah satu tujuan komunikasi politik adalah pembentukan pendapat umum. Dengan meminjam formula Lasswell, “siapa mengatakan apa melalui saluran mana kepada siapa dengan efek apa” (Who says what in which channel to whom whit what effects?”). Disini dapat terlihat hubungan antara komunikasi politik dan opini publik. Elemen who adalah mewakili komunikator politik, says what (mengatakan apa) adalah mengandung pesan politik yang mau disampaikan dan memakai symbol-simbol politik, in which channel (dengan saluran apa) adalah media yang salah satunya media massa, to whom (kepada siapa) adalah berisi khalayak atau publik, dan yang terakhir adalahwhit what effects (akibat apa) yang berisi dapak dari komunikasi politik itu sendiri yang berupa opini publik. Selanjutnya dampak dari opini publik akan mempengaruhi pada sosialisasi dan partisipasi politik masyarakat, pemberian suara dan kebijakan pejabat dalam mengambil keputusan.[3]

Salah satunya saluran yang paling ampuh dalam membentuk opini publik lewat komunikasi politik adalah media massa atau lebih khususnya adalah televisi. Karena dengan opini publik sebenarnya mempunyai kekuatan dalam mengubah sistem politik yang ada yaitu dengan upaya membangunkan sikap dan tindakan khalayak mengenai sebuah masalah politik dan/atau actor politik. Dalam kerangka ini media menyampaikan pembicaraan-pembicaraan politik kepada khalayak. Bentuk pembicaraan politik tersebut dalam media antara lain berupa teks atau berita politik yang lagi-lagi di dalamnya terdapat pilihan symbol politik dan fakta politik.[4]

Dari penjabaran di atas dapat dilihat bahwa relasi antara komunikasi politik dengan opini publik erat kaitannya dan saling mempengaruhi satu sama lain. Karena dalam keilmuan, komunikasi politik sangat berperan dalam pembentukan sebuah opini publik. Opini publik adalah hasil dari kegiatan komunikasi politik itu sendiri. Dalam komunikasi politik yang dilakukan pemerintah akan berakibat pada opini publik yang berkembang di masyarakat terkait pada komunikasi politik yang telah dijalankan oleh pemerintah. Dan opini publik yang berkembang di masyarakat akan mempengaruhi pula strategi penggunaan komunikasi politik oleh komunikator politik itu sendiri.

Baca Juga :