ARTIKEL – Menjaga anak dari pengaruh buruk internet

ARTIKEL – Menjaga anak dari pengaruh buruk internet

ARTIKEL – Menjaga anak dari pengaruh buruk internet

Teknologi informasi memang bagaikan pisau bermata dua yang di sisi lain bisa memberikan manfaat bagi penggunanya, tetapi di sisi lainnya memberikan dampak buruk.

Karena itu, sudah seharusnya perkembangan teknologi informasi seperti internet disikapi secara bijak oleh masyarakat.

Yang disayangkan, masih banyak orang tua yang kurang bijak dalam memberikan fasilitas

teknologi informasi dan internet kepada anak-anaknya sehingga bukan manfaat yang didapat melainkan dampak buruknya.

Kenyataan penggunaan internet yang berdampak buruk bagi anak-anak menjadi salah satu perhatian Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA).

KPPPA menyatakan orang tua perlu mendampingi anak dalam mengakses internet untuk menghindari atau mengurangi dampak buruk teknologi informasi.

Menurut Asisten Deputi Perlindungan Anak dalam Situasi Darurat dan Pornografi KPPPA

Valentina Ginting, pemakaian internet di Indonesia sangat cepat bila dibandingkan dengan negara-negara lain.

Bersamaan dengan pemakaian internet, muatan-muatan negatif di internet seperti pornografi sudah sangat berkembang di media-media sosial maupun media daring. Bahkan ada beberapa kasus di Indonesia yang dampak negatifnya sangat besar bagi anak-anak.

Data Kepolisian RI menyebutkan dalam sehari terdapat 25.000 alamat protokol

internet atau “IP address” yang mengunduh muatan-muatan pornografi anak di internet.

“Ini sangat tidak baik bagi perkembangan anak, apalagi mereka sudah menjadi objek,” tuturnya.

Karena itu, Valentina mengatakan orang tua harus diberdayakan agar dapat memandu dan mendampingi anak-anaknya yang telah terkoneksi internet.

 

sumber :

https://mhs.blog.ui.ac.id/abd.jalil/seva-mobil-bekas/