Mikroskop Elektron

Mikroskop ElektronMikroskop Elektron

Mikroskop elektron merupakan jenis mikroskop yang memiliki perbesaran sampai 100 ribu kali dengan memanfaatkan elektron untuk menggantikan cahaya matahari atau lampu (Bima, 2005). Saat ini mikroskop elektron terbagi menjadi 2 macam yakni mikroskop elektron transmisi (TEM = Transmission Electron Microscope) dan mikroskop elektron payar (SEM = Scaning Electron microscope). TEM biasanya digunakan untuk mempelajari ultrastruktur bagian dalam sel dengan mengarahkan elektron melalui spesimen (sampel) yang tipis. Selanjutnya SEM digunakan untuk penelitian mengenai permukaan spesimen dengan cara memindai permukaan spesimen yang dilapisi selapis tipis emas menggunakan berkas elektron (Campbell et al. 2008).

d. Mikroskop Stereo

Mikroskop stereo merupakan jenis mikroskop yang digunakan untuk mengamati benda yang relatif besar dan menghasilkan bayangan 3 dimensi dengan memanfaatkan 2 lensa objektif dan 2 lensa okulerĀ  menggunakan pengamatan mata (Tim Penyusun, 2013). Penggunaan mikroskop stereo dilakukan dengan memanfaatkan sinar bagian bawah untuk benda yang transparan dan sinar dari bagian atas untuk benda yang tidak transparan (Yudiarti et al., 2004). Mikroskop stereo pada umunya memiliki perbesaran 7 sampai 30 kali. Komponen utamanya hampir sama dengan mikroskop cahaya. Akan tetapi, mikroskop stereo memiliki ketajaman lensa daripada mikroskop cahaya. Selain itu, sumber cahaya yang dimanfaatkan oleh mikroskop stereo berasal dari atas sehingga dapat mengamati sampel yang ukurannya tebal.
e. Mikroskop Pender
Mikroskop pender merupakan jenis mikrsokop yang digunakan untuk mengamati benda asing seperti bakteri dan virusĀ  di dalam suatu jaringan. Penggunaan mikroskop ini memanfaatkan pewarna pendar pada sampel yang akan diamati (Supriyanto, 2012).
f. Mikroskop Medan-Gelap
Mikroskop medan-gelap merupakan jenis mikroskop yang digunakan untuk mengamati bakteri hidup yang memiliki ukran tipis. Mikroskop ini menggunakan kondensor khusus dalam bagian-bagian mikroskop. Kondensor khusu tersebut akan membantuk hampa berkas cahaya yang akan dipantulkan pada kaca preparat dengan sudut yang kecil (Supriyanto, 2012).