Dalam memori Maggie Wall

Marie Laveau (1801-1881)

Wanita ini adalah praktisi voodoo yang paling representatif di dunia. Dia tinggal di Louisiana, negara bagian amerika di mana boneka voodoo pertama kali muncul dan berhasil menjadi ikon dari agama ini. Dia adalah ratu Voodoo yang terkenal karena bakatnya dalam melakukan ritual voodoo, serta untuk kebaikannya. Dikatakan bahwa ia pernah didatangi oleh seorang pria New Orleans yang memintanya untuk membantu anaknya (terdakwa kasus pembunuhan), melarikan diri dari penjara. Dia meminta imbalan rumah yang dimiliki keluarga pria tersebut. Meskipun anak pria tersebut sudah hampir pasti akan dihukum, Sihir Marie Laveau ternyata ampuh dan anak itupun divonis bebas.

10. Silver Ravenwolf (1956-)

Silver Ravenwolf adalah penyihir kontemporer. Dia adalah pemimpin sekaligus pendiri Wicca, aliran Neopagan modern yang diyakini menjadi salah satu aliran paling cepat berkembang di amerika saat ini. Wicca mempraktekkan ritual ritual sihir. Dia juga Seorang penulis yang sangat terkenal dari Wicca dan Paganisme, dan menjadi direktur dari Black Forest Circle dan Seminari, sebuah organisasi yang mencakup banyak klan Wicca di Amerika dan Kanada. Penyihir modern ini tanpa diragukan lagi, jauh lebih beruntung dibandingkan para pendahulunya, karena ia hidup di dunia yang siap menerima apa pun, selama ‘apapun’ ini tidak merugikan siapa pun.

11. Maggie Wall (?-1657)

Dia mungkin adalah penyihir paling misterius di dunia. Maggie adalah salah satu dari 4.000 wanita yang dieksekusi sebagai penyihir di Skotlandia. Namun, hanya dia sendiri yang memiliki sebuah monumen batu untuk peristiwa itu. Yang kita tahu pasti adalah nama Maggie dan tahun kematiannya, karena tertulis di monumen tersebut: “Dibakar disini – sebagai penyihir – 1657”. Pesan yang sama sekali tidak mencerahkan kita melainkan, menimbulkan lebih banyak pertanyaan: Siapa Maggie Wall? Mengapa dia dibakar hidup-hidup dan mengapa monumen dari batu batu besar dibangun pada tempat di mana dia meninggal? Tidak ada yang tahu. Tidak ada kisah lokal menyebutkan, tak ada legenda atau sepotong informasi yang pernah ditemukan tentang Maggie Wall. Namun, ada seseorang yang tahu tentang dia: Setiap tahun, orang yang misterius meninggalkan karangan bunga di piramida dr batu kasar besar ini, dengan pesan anonim yang menyatakan “Dalam memori Maggie Wall, dibakar oleh Gereja atas Nama kekristenan ‘. Tidak ada yang tahu siapa yang menulis itu. Tulisan itu terlihat dicat ulang secara teratur, dan ini tidak terjadi sejak kemarin, tapi mungkin sejak saat kematiannya.

Recent Posts