Tuna vs Salmon Mana Yang Lebih Sehat?

Bukan rahasia lagi bahwa makan ikan baik untuk Anda. Ini penuh dengan protein, lemak sehat dan nutrisi penting lainnya yang baik untuk kesehatan Anda.

Tuna dan salmon adalah dua makanan laut populer dan termasuk ikan yang paling banyak dimakan di Amerika Serikat. Oleh karena itu, orang mungkin bertanya-tanya apakah membandingkan dan apakah opsi tersebut lebih baik daripada yang lain (1).

Artikel ini membahas kedua jenis ikan tersebut sehingga Anda dapat memutuskan mana yang terbaik untuk Anda.

Perbedaan Tuna vs Salmon

Dari ikan tanpa lemak putih, kurus atau putih, teksturnya bersisik dan ringan, baik ikan tuna maupun salmon berwarna gelap, teksturnya tegas dan memiliki rasa yang lebih kuat.

Tuna

Tuna adalah ikan besar, berotot, dan berdaging mulai dari merah muda hingga merah tua tergantung pada spesiesnya. Warnanya berasal dari mioglobin, protein penyimpan oksigen yang ditemukan di otot (2).

Mioglobin menurun dengan cepat saat dipanaskan. Jadi tuna yang dimasak dan kalengan lebih berwarna abu-abu daripada tuna mentah.

Tuna hermon atau sirip panjang adalah spesies tuna yang populer. Dagingnya berwarna lebih cerah, dengan rasa yang lebih ringan, biasanya dipanggang atau dibakar. Kuman kalengan disebut tuna putih.

Tuna sirip kuning adalah spesies umum lainnya. Ukurannya lebih kecil dan merah tua. Varietas ini sering digunakan untuk sushi, meski bisa dipanggang atau dipanggang. Tuna sirip kuning juga dikenal sebagai Hawaiian ahi.

Jika Anda membeli tuna kalengan, Anda mungkin akan mendapatkan satu atau kombinasi varietas sirip kuning, cakalang, atau Tonga.

Steak tuna mentah atau fillet dapat digunakan mentah dalam sushi, atau dibumbui dengan marinade atau bumbu dengan minyak zaitun, garam, merica dan / atau bumbu dapat ditambahkan sebelum dimasak.

Karena ikan ini rendah lemak, mereka biasanya setengah matang (52 ° C atau 52 ° C) untuk mempertahankan kelembapan. Tuna yang terlalu matang bisa sangat kering.

Namun, Food and Drug Administration (FDA) merekomendasikan agar semua makanan laut dimasak pada suhu internal 145 ° F (63 ° C) untuk mencegah gangguan makan (3).

Tuna kalengan selalu dimasak sampai matang selama pemrosesan. Tidak sekaya dan berair seperti tuna panggang, tapi makanan yang menenangkan. Misalnya, cara mudah untuk menambahkan protein ke salad dan sisipan sandwich populer.

Ikan Salmon

Salmon berkisar dari merah jambu hingga jingga kemerahan. Ini adalah hasil dari makanan yang terdiri dari krill kecil dan krustasea. Ini kaya akan karotenoid berwarna, yaitu astaxanthin.

Astaxanthin tahan panas, jadi tidak seperti tuna, salmon tetap merah saat dimasak (Sumber Tepercaya).

Spesies salmon liar termasuk coho, chinook dan sockeye, yang semuanya hidup di Samudera Pasifik. Jika Anda memilih salmon Atlantik, itu hampir selalu merupakan hasil budidaya.

Ada perbedaan rasa yang halus di antara varietasnya, tetapi salmon secara umum digambarkan memiliki rasa yang lebih kuat, berminyak, atau lebih amis daripada tuna.

Seperti tuna, Anda dapat menikmati salmon mentah dalam semangkuk sushi kotor atau hawaii, atau memasaknya jika Anda mau. Dimasak lebih lembut dan pulen dari pada tuna.

Ini juga mengandung lebih banyak lemak daripada tuna, yang membuatnya tetap lembab bahkan setelah dimasak pada suhu yang lebih tinggi. Oleh karena itu, cocok untuk berbagai cara memasak seperti memanggang, memanggang, atau mengukus.

Salmon kalengan juga tersedia dan, seperti tuna kalengan, merupakan tambahan sederhana dan bagus untuk salad. Anda bisa mencampurnya dengan remah roti, bumbu halus dan telur untuk membuat roti salmon bakar sambil diaduk.

RINGKASAN
Ikan tuna dan salmon memiliki daging berwarna kemerahan, tekstur yang keras dan rasa yang lebih kuat dibandingkan jenis ikan lainnya. Keduanya biasa digunakan dalam sushi, tapi juga enak saat dimasak.

Perbandingan nutrisi

Ikan tuna dan salmon sangat bergizi. Mereka penuh dengan protein serta berbagai vitamin dan mineral.

Daging tuna berlemak karena kandungan proteinnya yang tinggi dan kandungan lemaknya yang rendah, sedangkan salmon konsistensi basah dan rasa berminyak karena kandungan lemaknya.

Baca juga: